header image

on writing [1]

Malam merayap menjemput hari. Tak ada sinar bulan keperakan memantul mantul di Singapore river seperti di cerita2 fiksi. Yang ada hanyalah lampu lampu kota menyala benderang dengan angkuh. Terkesan bangga akan cantiknya yang semu. Seakan lupa bahwa sinar bulan tetap tak terkalahkan. Cantiknya alami. Walau tak terlihat namun semua tahu bahwa ia ada. Walau tak mencolok namun semua tahu bahwa indahnya abadi. Menawan. Carilah sinarnya di desa bukan di kota ini. Lalu kesederhaan yang memukau itu akan memenjarakan hatimu untuk betah berlama lama membersamainya. …

to be cont..

If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds

2 Comments so far (Add 1 more)

  1. boleh.. silahkan.. Adinda.. =)

    1. unisa81 on August 22nd, 2006 at 6:59 am
  2. unikuu… boleh ngequote tak? ^^

    2. anginmerahjambu on August 17th, 2006 at 12:32 pm

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*