Sejak minggu ini, akses ke 3 situs di atas telah di block di proxy kantor. Saya hampir tidak pernah menggunakan Youtube sih, jadi tidak merasa begitu terganggu. Namun walau tidak begitu intens login ke friendster, aku cukup sedih juga karena menemukan dan mencari teman-teman lama sudah susah dilakukan…
Tapi pemblokan itu rasanya hal yang sangat masuk akal dilakukan oleh sebuah institusi. Youtube, yah sudah tidak diragukan lagi partisipasinya dalam mengurangi bw kantor. Demikian juga halnya dengan friendster yang penampilannya makin hari makin canggih. Contoh : Profile bisa menampilkan slideshow, imej, movie, gambar dan entah apa lagi. Menurutku sih pemborosan banget, apalagi aku bisa dibilang tidak begitu tertarik menggunakan itu.
Nah, bagi yang sudah terlanjur ‘kecanduan’ dan mulai merasa tak bisa hidup tanpanya (hehehe hiperbolis banget sih), ada banyak alternatif sieh:
- Untuk layanan messenger berbasis web kayaknya ada banyak di internet.
- Layanan serupa friendster juga banyak. Facebook misalnya, yang lagi ngetrend. Cuma konsekuensinya harus mulai lagi mencari ‘friends list’ dari awal
- Memakai layanan Circumventor yang bisa menembus blocking proxy di jaringan. Ada banyak situs yang menyediakan layanan gratis. Namun kepuasannya tidak bisa dijamin juga, karena kadang-kadang tidak bisa melakukan respon dengan baik untuk tautan yang tidak berbasis html. Tapi yah, lumayanlah daripada ndak..
- Menggunakan http tunnel. Terus terang belum pernah nyoba karena hal-hal yang berhubungan dengan downloading juga tidak bisa dilakukan dengan bebas di kantor kita
- …
- …
- silahkan ditambahkan
- Solusi terakhir, berharap bagian IT kantor/perusahaan mengubah kebijaksanaannya
Kalau tidak ada yang berhasil, ya sudah tetaplah semangat bekerja dan akseslah situs-situs yang memang boleh diakses (hehehe).
If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds




















One Comment