header image

[Resensi] Sang Pemimpi

Buku ini paling saya sukai diantara tetralogi Laskar Pelangi lainnya (saya belum baca Maryamah Karpov). Penuh analogi berupa deskripsi-deskripsi yang begitu menggigit dan cerdas.

 Sosok Arai begitu lengket di hati. Anak kampung yang miskin dan penuh pengalaman masa kecil yang pahit, namun punya semangat dan keyakinan yang kuat untuk sukses dalam hidup. Seperti tak mengenal kata ‘putus asa’ dalam hidup. Dalam beberapa kesempatan, saya merasa malu dengan kobar semangat yang dia miliki. Sekaligus merasa terpacu untuk makin optimis dalam hidup.

Bagian paling menyentuh ketika Ikal turun drastis prestasinya, sang ayah tetap datang ke sekolah, mengayuh sepeda sekian belas kilometer, menyiapkan satu2nya baju terbaik dari malam sebelumnya, cuti dari pekerjaannya sebagai buruh dan dengan senyum dan sikap yang sama menepuk2 bahu anaknya dengan sorot mata kebanggaan yang tidak berubah. Sebuah ungkapan cinta kepada anaknya, dalam kondisi apapun. Suatu didikan bijak tanpa kata yang justru lebih menohok Ikal ketimbang sebuah pernyataan marah.

If you liked my post, feel free to subscribe to my rss feeds

6 Comments so far (Add 1 more)

  1. saya sangat menyukai buku ‘laskar palangi’

    1. uthie on September 8th, 2008 at 1:20 pm
  2. Buku setengah science yang dioceh secara unik. Semua orang yang membaca novel ini akan mengatakan ucapan “good”. Entah kenapa penulis novel ini mengupas keadaan hidupnya secara unik dan penuh dengan pengatahuan yang sangat penting.

    Penulisnya kaya akan kata-kata sehingga ia dapat memainkan kata-kata pada novelya ini. Ia secara bangga memutar-balikkan semua kata0kata dalam novel ini secara unik dan penuh dengan ilmu yang bagus banget.Satu kata dariku untuk novel ini adalah ‘bagus’.
    Aku suka dengan novel ini dan terbukti semua orang mengatakan novel ini sangat baik.

    Secara universal, novel yang kedua sangat memikat hati para pembacanya. Sebuah novel yang tidak asal jadi, yang benar-benar menunjukkan kesastraannya dalam hal yang baru. Semua orang yang pernah menbaca novel ini tidak akan melupakan satupun kata-kata dalam novel ini karena novel ini memang sangat berkualitas, yang mesrtinya dicontoh oleh penulis-penulis lainnya.

    Oleh karena itu, novel yangs atu ini adalah seberkas novel yang menjadi kebanggan bangsa yang kaya akan keindonesiaan kita, yang tak hanya membuktikan jati diri tetapi lebih dari pada itu ia hadir dengan penuh pengetahuan yang tidak kampungan. Novel ini sangat bagus dan penuh dengan kebanggan dari para pembacanya.

    -Samuel Herianto Munthe
    SMAN 1 Pancur Batu, Deli Serdang SUMUT

    2. samuel herianto munt on August 23rd, 2008 at 3:51 pm
  3. sang pemimpi bagus bgt
    suka bgt ama tokoh arai bener2 tangguh and ngelindungin ikal bgt
    ga sabar nunggu maryamah karpov terbit

    3. mia rizky on June 20th, 2008 at 8:45 am
  4. Setuju banget, aku juga ampe nangis waktu baca bagian itu. padahal waktu itu aku lagi di angkot mo brangkat scul.
    Ikal & Arai si simpai keramat emang bener2…….
    dari 3 novel aku paling suka sang pemimpi. tapi klo paling lucu ya laskar pelangi. he….he….

    4. yunita on May 22nd, 2008 at 8:37 am
  5. aku belum baca uni…
    yang edensor udah, laskar pelangi belaum tamat)
    (eh, aku juga dipanggil uni dan uda, in our relation ship-tapi kita bukan orang minang He..he)
    salam kenal ya>….

    5. diandra on May 1st, 2008 at 6:56 am
  6. love this book too… :)

    6. sayajugasepertiuni on February 27th, 2008 at 9:24 pm

Post a Comment

Your email is never published nor shared. Required fields are marked *

*
*