<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>uNisA &#187; [keluarga] Hafidz</title>
	<atom:link href="http://blog.unisa81.net/category/hafidz/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.unisa81.net</link>
	<description>... being a wiFe, a Mom</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2012 03:31:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Perkembangan Hafidz Hanif des 2011</title>
		<link>http://blog.unisa81.net/2011/12/28/perkembangan-hafidz-hanif-des-2011/</link>
		<comments>http://blog.unisa81.net/2011/12/28/perkembangan-hafidz-hanif-des-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 03:46:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unisa81</dc:creator>
				<category><![CDATA[[Keluarga]]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hafidz]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hanif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unisa81.net/?p=341</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa beberapa hari lagi tahun 2011 berakhir. Sudah tidak sabar rasanya meninggalkan tahun ini. Tahun yang tak akan pernah terlupakan. Tahun yang mengerikan, indeed.
well, lets talk about perkembangan Hafidz dan Hanif. Hafidz dan Hanif tumbuh makin besar dan selalu menjadi hadiah terindah dalam hidup ini  .  Melihat mereka tumbuh, ceria, bahagia bahkan pertengkaran-pertengkaran lucu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tak terasa beberapa hari lagi tahun 2011 berakhir. Sudah tidak sabar rasanya meninggalkan tahun ini. Tahun yang tak akan pernah terlupakan. Tahun yang mengerikan, indeed.</p>
<p>well, lets talk about perkembangan Hafidz dan Hanif. Hafidz dan Hanif tumbuh makin besar dan selalu menjadi hadiah terindah dalam hidup ini <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .  Melihat mereka tumbuh, ceria, bahagia bahkan pertengkaran-pertengkaran lucu mereka selalu mampu hadirkan pijar-pijar semangat.</p>
<p><strong>Hafidz</strong></p>
<p>Hafidz, anak yang penurut. Cenderung melankolis dan tertutup. Perasaannya sangat halus, empati nya tinggi. Jika punya keinginan pasti tidak terang-terangan menyampaikan. Untuk anak usia 3 tahun 9 bulan, Hafidz cukup dewasa. namun saking halusnya perasaan Hafidz, kadang-kadang susah untuk menggali keinginannya. Hafidz sangat mudah diarahkan (kecuali masalah mandi!). Jika punya salah cepat sekali minta maaf (walau kadang langsung diulang lagi&#8230;).</p>
<p>Hafidz gampang kasihan dan ber-empati pada orang lain. Sangat mudah akrab dengan orang yang baru dikenal (agak mengkuatirkan sih..) dan gampang percayaan sama orang. Hafidz juga sayaaaang banget sama Hanif. Tapi kadang-kadang saking gemesnya, si adik suka dipeluk-peluk sambil ditimpa-timpa (katanya sayaaang..). Suka lucu ngeliat hanif yang bulet berisi berusaha melepaskan diri dari ke-gemes-an Hafidz yang jangkung dan kurus.</p>
<p><strong>Hanif<br />
</strong><br />
Hanif cenderung pemberontak. Di usianya yang baru 2 tahun 3 bulan, Hanif jauh lebih cerewet dibanding bang Hafidz diusia yang sama maupun di usia saat ini (3th9bl). Hanif jauuh lebih ekspresif dalam mengemukakan ide, dan cenderung blak-blakan (kayak Bundo).  Akhir-akhir ini Hanif suka menempatkan dirinya dlm posisi &#8216;pura2 menentang&#8217;, walau akhirnya nurut. Misalnya ketika diarahkan untuk menulis, Hanif langsung jawab &#8220;Butaaaaan, Hanif butaan mau menulis, tapi membacaaa&#8221;. Walau ujung2nya teteup aja dia nulis. Atau disuruh mandi &#8220;Butaaaan hanif butan mau mandi, tapi mau bobok ajah&#8221;, dan setelah bbrp menit malah diam2 ke kamar mandi.</p>
<p>Hanif cerewet dan suka mengatur. Mulai dari pilihan baju, pilihan bantal, bahkan menentukan cemilan apa yang harus dimakan sekarang. Jika Hafidz cenderung pasrah dgn semua pilihan baju dari bunda, Hanif tidak begitu. Jadinya tiap hari ada drama &#8216;pakai baju apa hari ini&#8217;. Dan karena baju mereka biasanya kembaran, mau ga mau bang Hafidz jadi ikut (dan bagi Hafidz ini bukan masalah penting).</p>
<p>Hanif juga cenderung iseng. Misal kalau lagi ada maunya, suka puji2 dengan pujian ciptaan sendiri. Contohnya saat dia memutuskan bahwa yang membuatkan susu saat ini adalah Bunda, maka keluarlah pujian mautnya &#8220;Nip mau mimik, tapi bunda yang bikiniiiin, karena bunda yang pandaaai, bunda yang cantiik&#8221;. Hal ini tidak akan pernah dilakukan Hafidz <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><strong>Perbedaan dan persamaan</strong></p>
<p>Perbedaan mencolok lain antara keduanya adalah masalah mandi. Hanif rajiiin mandi. Bangun tidur langsung harus mandi. Hafidz susaaaah sekali disuruh mandi. Skanya melingkar-lingkar dulu dimana-mana, atau malah belajar dulu (menulis atau membaca).</p>
<p>Persamaan yang memusingkan antara keduanya adalah masalah makan. Hafidz malaaaaaaaaaas makan. Dia bisa tahan ga makan nasi berhari2, hanya minum susu dan ngemil-ngemil ga jelas. Itu juga ga banyak. Hafidz yang jangkung jadi terlihat sangat kurus deh.  Hanif juga males makan, kalaupun makan pasti dikiiit banget, Tapi Hanif rajin ngemil, makanya tetap terlihat berisi.</p>
<p>segitu dulu deh, nanti diupdate lagi ^_^</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unisa81.net/2011/12/28/perkembangan-hafidz-hanif-des-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Going Thirty</title>
		<link>http://blog.unisa81.net/2011/09/05/going-thirty/</link>
		<comments>http://blog.unisa81.net/2011/09/05/going-thirty/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Sep 2011 03:12:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unisa81</dc:creator>
				<category><![CDATA[[Keluarga]]]></category>
		<category><![CDATA[[Personal] goresan...]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hafidz]]></category>
		<category><![CDATA[milad]]></category>
		<category><![CDATA[thirty]]></category>
		<category><![CDATA[ulang tahun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unisa81.net/?p=309</guid>
		<description><![CDATA[Tgl 3 september 2011, sekitar pukul 11 malam&#8230;
Ketika ngelonin Hanif yg lagi agak2 gelisah, tiba-tiba Nak Hafidz (3thn6bln) lari-lari ke kamar sambil nyodorin:
1. Laptop mainan
2. Boneka bola kaki
3. Kereta thomas
4. Lingkaran donat2an
5. Kubus abjad
sambil bilang: &#8220;bunda,ini buat bunda&#8221; setiap kali nyerahin benda2 itu satu persatu.
Aku tanya: &#8220;kok dikasih ke bunda,Nak?&#8221;
Dia jawab: &#8220;ini kado,ini kado semua,kado [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tgl 3 september 2011, sekitar pukul 11 malam&#8230;<br />
Ketika ngelonin Hanif yg lagi agak2 gelisah, tiba-tiba Nak Hafidz (3thn6bln) lari-lari ke kamar sambil nyodorin:<br />
1. Laptop mainan<br />
2. Boneka bola kaki<br />
3. Kereta thomas<br />
4. Lingkaran donat2an<br />
5. Kubus abjad<br />
sambil bilang: &#8220;bunda,ini buat bunda&#8221; setiap kali nyerahin benda2 itu satu persatu.</p>
<p>Aku tanya: &#8220;kok dikasih ke bunda,Nak?&#8221;<br />
Dia jawab: &#8220;ini kado,ini kado semua,kado dari apis. Besok beli kue juga&#8221;<br />
Aku tanya: &#8220;kado apa Nak?&#8221;<br />
Dia jawab: &#8220;semuaaa kado ulang tahun Bundaa!&#8221;</p>
<p>What?? Subhanallah&#8230; Terharu plus ternganga. Masalahnya dari kemarin2 plus hari ini, demi Allah, tak satupun ada pembahasan ttg Ulang Tahun Bunda&#8230;</p>
<p>Bahkan rasanya semua orang lupa,saking banyaknya permasalahan akhir2 ini. Bahkan rasanya akupun nyaris ga ingat&#8230;</p>
<p>Lalu bagaimana dia bisa tahu? Ataukah sesungguhnya dia tidak benar2 mengerti,namun Allah menggerakkan badan dan mulut kecil itu untuk melakukan hal2 yang sungguh mengharukan.</p>
<p>Nak Hafidz, engkau sungguh hadiah yang luar biasa&#8230;</p>
<p>Setelah Hanif tidur,masih penasaran,lagi2 aku tanya Hafidz pelan2.<br />
&#8220;Nak, ini semua kenapa dikasih ke Bunda?&#8221;<br />
&#8220;Itu kado dari apis&#8221;<br />
&#8220;Kado apa?&#8221;<br />
&#8220;Ulang tahun Bunda. Besok apis belikan kue&#8221;<br />
&#8220;Tapi,hafidz tau dari mana bunda ulang tahun?&#8221;<br />
Hafidz cuma nyengir..trs cium tangan, peluk bantal, dan merem.</p>
<p>Anakku sayang, kalian bukan hanya &#8217;sekedar&#8217; Cahaya Mata. Namun kalian adalah matahari bagi jiwa bunda&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unisa81.net/2011/09/05/going-thirty/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dinner di Bandar Jakarta</title>
		<link>http://blog.unisa81.net/2011/04/20/dinner-di-bandar-jakarta/</link>
		<comments>http://blog.unisa81.net/2011/04/20/dinner-di-bandar-jakarta/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Apr 2011 03:51:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unisa81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<category><![CDATA[[Keluarga]]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hafidz]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hanif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unisa81.net/?p=262</guid>
		<description><![CDATA[Akhir maret kemarin (2011)  tiba-tiba Abah ngajak Bundo ke Bandar jakarta, yaitu sejenis restoran seafood di ancol (di pinggiran pantai) yang terkenal kelezatannya. karena rutenya cukup jauh dari Ciputat, Bunda sempat agak ragu karena kasihan hafidz nanti kecapean. Maklum kita kan ga punya mobil, so harus gonta ganti kendaraam umum berkali2 yang tidak semuanya nyaman.
Eh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir maret kemarin (2011)  tiba-tiba Abah ngajak Bundo ke Bandar jakarta, yaitu sejenis restoran seafood di ancol (di pinggiran pantai) yang terkenal kelezatannya. karena rutenya cukup jauh dari Ciputat, Bunda sempat agak ragu karena kasihan hafidz nanti kecapean. Maklum kita kan ga punya mobil, so harus gonta ganti kendaraam umum berkali2 yang tidak semuanya nyaman.</p>
<p>Eh rupanya Abah merencanakan acara ini hanya untuk berdua saja. Selain jauh, rute yang akan ditempuh juga tidak nyaman untuk anak-anak. Selain itu memang sejak punya anak belum pernah bepergian berduaan ke suatu tempat dengan tujuan cuma untuk makan dan ngobrol. jadinya Bundo dan Abah pergi ke Ancol.</p>
<p>Karena daerahnya jauh, kami memutuskan naik kereta api dulu. Bukan karena murahnya saja tapi karena waktu yang ditempuh akan jauuuuuh lebih hemat. Bayangkan, untuk mencapai tanah abang dengan bis/angkot bisa memakan waktu 2-3 jam, tapi dengan kereta cuma 30 menit saja. namun dunia perkereta-api-an di waktu wik en tidak begitu ramah. Tidak ada kereta express dan sangat jaraaang ekonomi AC, bahkan KRL ekonomi biasa pun jarang.</p>
<p>Terpaksa deh kami naik kereta Diesel. Ternyata ga nyaman banget, bau aneka rupa, sumpek dan pedagang hilir mudik kesana kemari, nyenggol sana sini. Namun ya begitulah kondisi perkereta-apian di Jakarta. Ga bisa berharap banyak.</p>
<p>Akhirnya petualanganpun dimulai. Lama-lama kondisi yang ada dinikmatin aja. Untungnya jendela2 terbuka lebar so angin segar bisa menghambur masuk ke seantero ruangan. Kita turun di daerah Angke, dan kemudian bingung gimana nyambung ke Ancolnya. Dari Angke naik angkot yang brenti di daerah Asemka, dan dari sana akhirnya naik taksi ke Ancol tuk mencapai restoran.</p>
<p>Makanannya lumayan enak. Apalagi ikan, cumi dan seafood lainnya masih hidup ketika siap untuk dimasak. Segar lah pokoknya mah. Asyik sekali melewatkan early-dinner berdua sambil memandang suasana restoran yang rame serta melayangkan pandangan ke panorama lautan (yang menjorok ke daratan) dengan batas pandangan nun jauh ke samudra lepas. Indah sekali.</p>
<p>Suasana makin seru ketika Abah kemudian menyewa perahu yang memang biasa dipakai untuk keliling2 teluk, hanya untuk kami berdua saja. Bukannya mau sok romantis, emang karena pengunjung yang lain lagi pada asyik makan dan rombongan pelancong lainnya baru selesai muter2in teluk naik perahu yang lain. Harga sewa perahu ga terlalu mahal, satu perahu gede (kapasitas 15 orang) boleh disewa 50rb saja&#8230;</p>
<p>Namun seindah2nya bepergian berdua, tetep aja Bundo kangen anak-anak. Seribet apapun amunisi yang harus dibawa tiap kali ngajak mereka namun itu ga ada apa2nya dibanding kebahagiaan bisa menghabiskan waktu bareng anak-anak&#8230; precious banget dah pokoknya mah..</p>
<p>Pulangnya, kami naik taksi dari Ancol ke stasiun tanah Abang trus naik kereta ekonomi (soalnya yang Ac belum datang). Asyik juga naik kereta ekonomi, walau tanpa AC tapi ruangannya cukup lega. Cuma Rp.1500 saja, dan jauh lebih nyaman daripada kereta Diesel. banyak banget pedagang hilir mudik, dan bundo pun kalap belanja di atas kereta ekonomi hehe. Ngeborongin jepitan, peniti2, jarum2, sisir2 kecil sampe sebarek2  mainan anak2 yang murah meriah&#8230;</p>
<p>Nah gitu dulu deh kisahnya. Nanti kalo ada waktu mau ceritain perjalanan ke Kolam Renang Atlantis Ancol bareng Hafidz dan Hanif&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unisa81.net/2011/04/20/dinner-di-bandar-jakarta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hafidz ulang tahun ke-3</title>
		<link>http://blog.unisa81.net/2011/03/22/hafidz-ulang-tahun-ke-3/</link>
		<comments>http://blog.unisa81.net/2011/03/22/hafidz-ulang-tahun-ke-3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Mar 2011 02:30:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unisa81</dc:creator>
				<category><![CDATA[[Keluarga]]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hafidz]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hanif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unisa81.net/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, tanggal 14 maret 2011 ini, Nak Hafidz genap berusia 3 tahun. Ini artinya udah 3 tahun nak hafidz menebarkan keceriaan di hari-hari Abah dan Bundo. Demikian juga dek hanif yang bulan ini berusia 1 tahun 5 bulan. Bundo dan Abah selalu doakan semoga keduanya jadi anak sholeh, rajin, santun dan membanggakan.
Nak Hafidz, sebagaimana nama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://blog.unisa81.net/wp-content/uploads/2011/03/IMGP3014.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-256" title="Hafidz 3 tahun " src="http://blog.unisa81.net/wp-content/uploads/2011/03/IMGP3014-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a>Alhamdulillah, tanggal 14 maret 2011 ini, Nak Hafidz genap berusia 3 tahun. Ini artinya udah 3 tahun nak hafidz menebarkan keceriaan di hari-hari Abah dan Bundo. Demikian juga dek hanif yang bulan ini berusia 1 tahun 5 bulan. Bundo dan Abah selalu doakan semoga keduanya jadi anak sholeh, rajin, santun dan membanggakan.</p>
<p>Nak Hafidz, sebagaimana nama yang Abah dan Bundo pilihkan untk engkau, teriring do&#8217;a supaya engkau menjadi anak yang sholeh, pintar dan menjadikan Hafidz Qur&#8217;an sebagai salah satu pilar kehidupan. Nama ini Bundo pilihkan jauh-jauh hari bahkan jauuuh sebelum Bundo ketemu Abah. Nama ini Bundo pilihkan suatu masa ketika Bundo pernah ditempa oleh wanita-wanita sholehah nun di negeri temasek sana untuk mencintai Qur&#8217;an, menghafal Qur&#8217;an sebanyak-banyaknya. Ketika Bundo merasakan bahwa ayat-ayat Qur&#8217;an yang Bundo hafal, bukanlah sekedar hafalan biasa. Namun seperti yang dijanjikan Allah, hafalan itu kemudian menjadi penjaga, menjadi Hafidz bagi setiap hal yang Bundo lakukan. Dan Bundo seringkali merasakan hafalan tsb turun drastis bahkan banyak yang hilang ketika Bundo kemudian mengalami penurunan kualitas keimanan atau mendekati maksiat. Hafalan Qur&#8217;an bundo yang tidak seberapa itu kemudian seolah menjadi alert, menjadi warning ketika bundo mulai &#8216;melenceng&#8217;.</p>
<p>Lalu kemudian Nak, Bundo menjadi takjub dengan kekuatan Hafalan Qur&#8217;an, dengan efek yang dia timbulkan dan dengan peringatan-peringatan yang muncul secara alami. Bundo kemudian menjadi bertekad untuk menghafal sebanyak-banyaknya. Namun kemudian hal ini justru terhenti setelah Bundo semakin sibuk dan semakin sibuk dengan urusan duniawi. Sungguh banyak pembenaran. Sungguh terlalu banyak alasan dan pembenaran. Dan bahkan ketika ini ditulis, sudah lama sekali ketika ayat terakhir &#8216;bertambah&#8217; ke dalam koleksi hafalan Bundo. Sudah terlalu lama. Hitungan tahun.</p>
<p><a href="http://blog.unisa81.net/wp-content/uploads/2011/03/IMGP3244.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-259" title="HafidzBalon" src="http://blog.unisa81.net/wp-content/uploads/2011/03/IMGP3244-224x300.jpg" alt="" width="224" height="300" /></a>Nak Hafidz, itulah kenapa Bundo acapkali tertegun setiap kali bersama engkau. Namamu dan kehadiranmu mengingatkan selalu kepada cita-cita yang pernah Bundo ikrarkan dengan sangat kuat. Namun sekarang sungguh Bundo perlu usaha keras untuk kembali meneguhkan cita-cita dan semangat itu. Bundo masih bisa membayangkan sudut-sudut Singapura ketika Bundo menghafal surat-surat tertentu. Mulai dari MRT, Bis, Asrama, kantor, mushola bahkan ketika berjalan kaki. Namun Bundo tak mampu membayangkan sudut-sudut Jakarta yang mengingatkan Bundo thdp hafalan surat apapun. Karena sungguh telah lama sekali ia tidak bertambah.</p>
<p>Nak hafidz, dibalik segala kekurangan dan ketidaksempurnaan ini, Bundo tetap meniatkan dan berusaha keras agar hafalan-hafalan ini kembali kokoh dan kembali bertambah. Bundo juga berdo&#8217;a semoga Allah memberikan bundo usia yang penuh berkah sehingga Bundo mampu mendidik Nak Hafidz dan dek Hanif menjadi pribadi-pribadi sholeh yang  tidak hanya sibuk mengejar dunia namun juga sibuk membangun istana di Surga.</p>
<p>Sungguh kalian anak-anakku, adalah amanah luar biasa yang Allah titipkan bagi kami. Yang  harus kami  jaga dan didik untuk menjadi pribadi-pribadi yang menakjubkan. Sungguh kalian anak-anakku, adalah cerminan prilaku dan akhlak kami, sehingga harus selalu kami berikan contoh teladan yang baik.</p>
<p><strong>Doa Nabi Zakaria<br />
</strong>Surah Ali-Imran[3]:37-38<br />
&#8220;&#8230; Rabbi habli dzurriyyatan thayyibah, innaka samii&#8217;ud du&#8217;aa&#8217; &#8230;&#8221;<br />
&#8220;&#8230; Wahai Rabb ku, berilah aku dari sisi-Mu keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa &#8230;&#8221;</p>
<p><strong>Doa Nabi Ibrahim &#8216;alayhissalam<br />
</strong>QS.Ash Shaaffaat : 100<br />
&#8220;Rabbi habliy minashshaalihiin&#8221;<br />
(Tuhanku anugerahkanlah kepadaku [seorang anak] yang termasuk orang2 yang shaleh)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unisa81.net/2011/03/22/hafidz-ulang-tahun-ke-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hafidz gemar mengarang lagu</title>
		<link>http://blog.unisa81.net/2010/11/04/hafidz-gemar-mengarang-lagu/</link>
		<comments>http://blog.unisa81.net/2010/11/04/hafidz-gemar-mengarang-lagu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Nov 2010 05:27:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unisa81</dc:creator>
				<category><![CDATA[[Keluarga]]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hafidz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unisa81.net/?p=225</guid>
		<description><![CDATA[Catatan : yang dimaksud dengan lagu dalam tulisan bundo kali ini adalah nada atau suara atau irama, bukan nyanyian  dengan kata-kata:). Tulisan ini ditulis saat Hafidz 2 tahun 7 bulan dan Hanif 1 tahun 1 bulan.
Semenjak usia 2 tahunan Bundo perhatikan bang Hafidz punya suatu kebiasaan unik, yaitu menirukan lagu/irama musik terlebih dahulu instead of [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Catatan : yang dimaksud dengan lagu dalam tulisan bundo kali ini adalah nada atau suara atau irama, bukan nyanyian  dengan kata-kata:). Tulisan ini ditulis saat Hafidz 2 tahun 7 bulan dan Hanif 1 tahun 1 bulan.</p>
<p>Semenjak usia 2 tahunan Bundo perhatikan bang Hafidz punya suatu kebiasaan unik, yaitu menirukan lagu/irama musik terlebih dahulu instead of liriknya. Kemudian lagu/irama tsb dia ulang2 sendiri sambil mengubah-ubah kata-katanya sesuai imajinasi nya sendiri. Jadi Hafidz hafal lagu/irama terlbih dahulu baru liriknya. Maka tak heran kalau kita sering mendengar Hafidz melagukan irama &#8216;balonku&#8217;, &#8216;kereta api&#8217;, &#8217;si kancil&#8217; dll dengan lirik2 ciptaan sendiri.</p>
<p>Suatu hari Hafidz bersenandung begini  &#8220;Tang te tang tup! Tang te tang tup! tang te tang!&#8221;. Setelah pengamatan berhari-hari baru bundo faham rupanya itu musik pembuka lagu &#8220;Kereta Api&#8221; gubahan  kang Nunuk. Jarang sekali dia menyenandungkan lirik lagunya. Biasanya setelah Bundo mulai bernyanyi, baru dia ikut2an menimpali.</p>
<p>Hafidz juga suka menyenandungkan irama lagu dengan liriknya, maka tak heran tiba2 dia bersenandung begini: &#8220;Caputangan tung tu uuuung, caputangan tung tu uuuung&#8221;. Itu adalah lagu anak2 berjudul &#8220;Sapu tangan&#8221;. Sedangkan Tung tu uuuung adalah bunyi musiknya.</p>
<p>Lama kelamaan lagu/irama yng ditirukan bukan hanya dari nyanyian tapi juga suara2 alam dan suara2 aktivitas di rumah sehari2. Di awal-awal Bundo kaget ketika Hafidz suka iseng memusikalisasi aktivitas sehari2 kami di rumah. Lucunya bunyi2 itu memang benar secara irama tapi kadang salah ditinjau dari pilihan kata.</p>
<p>Misalnya, saat uwak menguras bak tiba2 Hafidz bersenandung menirukan irama air yg dikuras secara berulang2 ( Ngeeek ngooook ngeeek ngook ngeeek ngoook). kalau uwak berhenti menguras, Hafidz juga diem sambil senyum2. Pernah Bundo kasih tahu bahwa bunyinya kok ngeeek ngook bukannya byuuur byuur, Hafidz cuek aja&#8230;</p>
<p>Atau saat lain tiba2 bilang gini &#8220;dugudang dugudang guuuuung,  dugudang dugudang guuuuung, dugudang dugudang guuuuung&#8221;. Setelah investasi beberapa lama, akhirnya Bundo tahu rupanya itu suara petir/gluduk  versi Hafidz(perasaan ga nyambung deh)</p>
<p>Kebiasaan Hafidz tersebut makin menjadi semenjak Hanif makin bisa diajak main. Biasanya suara2 ciptaan Hafidz langsung ditiru Hanif dengan antusias. Atau sebaliknya, celotehan-celotehan ala Hanif ditiru Hafidz dengan senang hati sambil ditambah-tambahin.</p>
<p>Misal : saat Hanif lagi suka mengucapkan &#8220;baeeeh? baeeeh?&#8221;, oleh Hafidz langsung digubah menjadi &#8220;baeeeh baeeeh syiiing kaaa&#8230; baeeeh baeeeh syiiing kaaa.. baeeeh baeeeh syiiing kaaa&#8221;</p>
<p>Yang bikin gemes akhir-akhir ini Hafidz mulai berniat mengubah dan menggubah do&#8217;a sebelum tidur yang sudah dia hafal. Ini masih jadi PR buat Bundo agar niat Hafidz itu ga terlaksana <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Nah, begitulah sekelumit perkembangan Hafidz dan Hanif saat ini <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unisa81.net/2010/11/04/hafidz-gemar-mengarang-lagu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hafidz dan Hanif Liburan di Padang</title>
		<link>http://blog.unisa81.net/2010/10/20/hafidz-dan-hanif-liburan-di-padang/</link>
		<comments>http://blog.unisa81.net/2010/10/20/hafidz-dan-hanif-liburan-di-padang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Oct 2010 06:46:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unisa81</dc:creator>
				<category><![CDATA[Traveling]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hafidz]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hanif]]></category>
		<category><![CDATA[minangkabau]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unisa81.net/?p=219</guid>
		<description><![CDATA[Mumpung ada waktu luang, mari kita ngeblog perkembangan Hafidz dan Hanif&#8230;
Minggu lalu Bundo berkesempatan mengajak anak-anak liburan ke kampung halaman Bundo nun jauh di kota Padang. Usia Hanif yang 1 tahun kurang 1 minggu dan Hafidz 2 tahun 7 bulan Bundo anggap cukup ok untuk diajak bepergian naik pesawat terbang ke Kota Padang selama 1 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mumpung ada waktu luang, mari kita ngeblog perkembangan Hafidz dan Hanif&#8230;</p>
<p>Minggu lalu Bundo berkesempatan mengajak anak-anak liburan ke kampung halaman Bundo nun jauh di kota Padang. Usia Hanif yang 1 tahun kurang 1 minggu dan Hafidz 2 tahun 7 bulan Bundo anggap cukup ok untuk diajak bepergian naik pesawat terbang ke Kota Padang selama 1 minggu. Uwak dan Ibu juga ikutan dooonk <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Diawali delay pesawat 6,5 jam</strong><br />
Semuanya antusias liburan kali ini, kecuali Uwak yg nampaknya takut naik pesawat terbang dan takut kepanasan di Padang <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> . Sayangnya awal perjalanan kami cukup mengecewakan akibat pesawat Batav*a yang kami tumpangi ditunda keberangkatannya dari jam 10.50 menjadi 17.30 dengan alasan yang kurang bisa diterima (akhirnya manajer nya didemo banyak orang). Bayangkaaaaaaaan! Sejak itu juga Bundo berjanji ga akan naik pesawat itu lagi&#8230; Jaman masih kuliah dulu Bundo pernah beli tiket pesawat Merpati ke Batam dan tiba2 tiket Bundo dinyatakan invalid. Setelah Bundo protes ke kantornya, bundo bukannya diganti tiket pesawat lain ke Batam namun langsung ke Singapura. Bandingkan dengan Bata**a yang jangankan mindahin kita ke pesawat lain dan menerbangkan segera, makan siang aja baru dapet di atas jam 2&#8230;. Yah, semua ini harus diambil hikmahnya <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Disambut keluarga besar</strong><br />
Kami tiba di Padang jam 8 malam dan disambut keluarga besar dengan antusias, apalagi Bundo semenjak menikah 3.5 thn yang lalu belum pernah pulang kampung. Hafidz dan Hanif langsung jadi idola sepupu2 Bundo yang rata2 juga masih anak2 (yang paling kecil 4thn umurnya). Hafidz sangat bahagia bertemu banyak kawan baru, walau masih kesulitan manggil mereka etek (tante/paman), lupa2 terus dan ujung2nya manggil &#8216;kakak&#8217;. Hanif agak rewel, mungkin karena kepanasan dan karena ASI Bundo yang mendadak turun drastis selama di Padang&#8230;.</p>
<p><strong>Di rumah Saja</strong><br />
Waktu liburan 1 minggu penuh nyaris kami habiskan di rumah saja. Selain karena ibu lagi sibuk ngurusin masalah pensiun, juga ada larangan dari nenek-kakek dan bbrp tante untuk membawa Hafidz dan Hanif perjalanan jauh ke luar kota Padang dengan berbagai alasan. Ya udah, Bundo mah ikuuuut aja, karena ga mau juga melanggar larangan dari keluarga. Toh tujuan utama Bundo pulang kan melepas kangen dengan keluarga besar <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bundo juga melepas rindu dengan kuliner di kampung, makan sate padang ala kakek-nenek yang lezat itu sepuas2nyaaa&#8230; juga cemilan2 kampung yang unik. Kami juga mendatangi rumah ceklok di tengah sawah dan menikmati sejuknya suasana di sana dibandingkan rumah nenek yang puanaaaaassss pol !</p>
<p><strong>Beratnya perpisahan<br />
</strong>Waktu 1 minggu ternyata singkaaaaaaaat banget. Tahu2 udah minggu subuh dan kami harus pulang lagi ke Jakarta. Beraaaaaaaaaaaaat sekali rasanya meninggalkan kampung ini. Rasanya kangen kepada keluarga belum pulih sedikitpun. Terutama kepada kakek dan nenek bundo yang udah tuaaaaaaaa banget. Kakek usianya udah hampir 90 tahun, dan nenek udah di atas 70 tahun. Untuk pertama kalinya kakek maksa ikut nganterin ke Bandara dan untuk pertama kalinya juga Bundo menangis dihadapan kakek dan nenek di bandara. Sediiiiiiiiiiiiiiiiiih sekali rasanya berpisah lagi dengan mereka..</p>
<p>Wahai kakek dan nenek, doakan kita sama2 masih diberi kesempatan umur untuk berjumpa kembali yaaaa <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hafidz dan Hanif belum begitu mengerti perpisahan, tapi sepupu2 Bundo di kampung sangat sedih berpisah dengan duo cilik ini&#8230; Yah, semoga kita ada kesempatan berjumpa lagi ya, wahai adik2ku <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Bundo akhir2 ini juga kuatir dengan isu &#8216;gempa besar dan tsunami&#8217; yang katanya akan melanda kota Padang. Bundo udah liat sendiri sisa2 penderitaan Bangunan dan Penduduk Kota Padang akibat Gempa Besar 30 sept 2009 silam, dan Bundo ga kebayang jika itu terjadi lagi&#8230;</p>
<p>Salah satu hikmah spiritual perjalanan ke Padang minggu lalu kita jadi semakin merasakan besarnya kekuasaan Allah dan betapa ga berartinya diri dan kekuatan kita ini di hadapan Allah&#8230;</p>
<p>Wahai ranah na diapik gunung marapi jo singgalang, disinan denai tinggakan sanak sudaro. Disinan denai ukia cinto denai ka Ranah minang&#8230; Cinto nan sabana indak bisa dilukiskan&#8230; Walau denai jauah marantau namun kampuang tetap nan paliang dirindukan..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unisa81.net/2010/10/20/hafidz-dan-hanif-liburan-di-padang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lagu Nabi buuun</title>
		<link>http://blog.unisa81.net/2010/07/06/lagu-nabi-buuun/</link>
		<comments>http://blog.unisa81.net/2010/07/06/lagu-nabi-buuun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jul 2010 03:42:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unisa81</dc:creator>
				<category><![CDATA[[keluarga] Hafidz]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unisa81.net/?p=215</guid>
		<description><![CDATA[Abang Hafidz lebih suka buku ketimbangan mainan lainnya, walaupun belum benar2 mengerti pentingnya merawat buku  . Selain berkisah dan membaca, metode belajar yang Bun terapkan buat Abang dan Ade&#8217; Hanif adalah dengan senandung atau lagu.
Sudah 2 minggu ini Bund coba kenalkan nama-nama Nabi kepada Abang dengan senandung &#8216;25 Nabi&#8217; , sebagai pengganti lagu &#8216;anak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Abang Hafidz lebih suka buku ketimbangan mainan lainnya, walaupun belum benar2 mengerti pentingnya merawat buku <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_razz.gif' alt=':P' class='wp-smiley' /> . Selain berkisah dan membaca, metode belajar yang Bun terapkan buat Abang dan Ade&#8217; Hanif adalah dengan senandung atau lagu.</p>
<p>Sudah 2 minggu ini Bund coba kenalkan nama-nama Nabi kepada Abang dengan senandung &#8216;25 Nabi&#8217; , sebagai pengganti lagu &#8216;anak kambing saya&#8217; yang tadinya jadi lagu wajib sebelum tidur</p>
<p>Alhamdulillah Abang Hafidz suka, bahkan sudah mulai bisa request. Kadang disela2 beratnya mata bunda ketika nina bobo in Abang, bund mulai kriyep-kriyep ketiduran, maka terdengar bisikan Abang Hafidz :</p>
<p>&#8220;Lagu Nabi yagi.. Lagu Nabi yagiii (artinya : lagu nabi lagii), maka Bunda pun bangun dengan suksesnya (he he)</p>
<p>So far Abang Hafidz paling antusias ketika sampai di bagian Nabi Sulaiman. Pasti diikutin dengan &#8216;maaaaaan&#8217; yang kenceeng (he he). Juga ketika bund pura2 lupa lanjutan lagunya, Abang Hafidz siap sedia mengingatkan.</p>
<p>Semoga cepat hafal ya, Nak <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Nanti bunda ceritain kisah Nabi tsb satu persatu.</p>
<p>Sayangnya bund belum nemu buku ilustrasi yang bagus. Buku cerita 25 Nabi yang sempat bund beli di salah satu toko buku, penuh dengan ilustrasi ekerasan <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> . Bund cukup kecewa padahal kemasannya eksklusif.</p>
<p>Coba bayangkan, di kisah Nabi Adam A.S ada gambar putra Nabi siap2 nimpuk sodaranya dengan batu raksasa. Di cerita Nabi Sholeh A.S ada unta lagi dianiaya. Di cerita Nabi Ibrahim A.S gambar beliau sedang memegang pisau berkilat yang sedang ditempelkan di leher putranya. Juga banyak sekali adegan-adengan yang membuat bund merinding jika sampai dilihat Hafidz. Sekarang lagi berfikir buku tsb musti diumpetin dimana <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_sad.gif' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>*bund jadi curcol deh</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unisa81.net/2010/07/06/lagu-nabi-buuun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lagu Kasih Ibu dan Huruf Hijayyah</title>
		<link>http://blog.unisa81.net/2010/06/11/lagu-kasih-ibu-dan-huruf-hijayyah/</link>
		<comments>http://blog.unisa81.net/2010/06/11/lagu-kasih-ibu-dan-huruf-hijayyah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Jun 2010 09:06:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unisa81</dc:creator>
				<category><![CDATA[[keluarga] Hafidz]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hanif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unisa81.net/?p=209</guid>
		<description><![CDATA[kacih ibu, kepadah beta
tak teehingga, cepanjang masaaa
Hanya membeyiiii
tak hayap kembaliii
bagai sang suuuyaaa meninayii duniyaaaaaaa
Itu celotehannya Bang Hafidz, suatu malam, ketika bundo lagi &#8216;ngobrol&#8217; sama de&#8217; Hanif. Bundo cukup kaget karena selama ini belum pernah mendengar Abang bisa menyanyikan satu lagu sampai penuh dan utuh. Biasanya cuma beberapa baris lalu nyampur dengan lagu-lagu lainnya.
Saat bundo konfirmasi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kacih ibu, kepadah beta<br />
tak teehingga, cepanjang masaaa</p>
<p>Hanya membeyiiii<br />
tak hayap kembaliii<br />
bagai sang suuuyaaa meninayii duniyaaaaaaa</p>
<p>Itu celotehannya Bang Hafidz, suatu malam, ketika bundo lagi &#8216;ngobrol&#8217; sama de&#8217; Hanif. Bundo cukup kaget karena selama ini belum pernah mendengar Abang bisa menyanyikan satu lagu sampai penuh dan utuh. Biasanya cuma beberapa baris lalu nyampur dengan lagu-lagu lainnya.</p>
<p>Saat bundo konfirmasi ke ibu dan uwak, ternyata beberapa lagu memang telah dihafal secara full, diantaranya &#8216;Kasih Ibu&#8217;, &#8216;Hujan tik tik&#8217;, dan &#8216;Burung Kakatua&#8217;. Sementara lagu-lagu lain masih tercampur-campur,</p>
<p>Kemudian bundo mulai mengenalkan &#8216;Huruf Hijayyah&#8217; dengan cara bersenandung : A.. Ba.. Ta.. Tsa&#8230; sampai dengan.. Ya, dengan harapan Hafidz juga mulai terbiasa dan Hafal. Alhamdulillah harapan Bundo terkabul, beberapa hari kemudian senandung Hijayyah Bundo bisa diulang Hafidz dengan lengkap.</p>
<p>Bahagia banget rasanya <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> , walau baru sebatas senandung lisan, belum tulisan. Jadi anak sholeh dan baik yaa Nak <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>De&#8217; Hanif saat ini berusia 8 bulan kurang 1 minggu. ALhamdulillah sehat dan aktif. Bundo dapat merasakan Bang Hafidz dan de&#8217; Hanif saling menyayangi. Tidur malamnya juga bareng (bertiga dengan Bundo). Bang Hafidz tidurnya sudah jauuh lebih nyenyak dan makan lebih lahap dibanding ketika Hanif baru lahir dulu (masa penyesuaian thdp hadirnya adik baru itu nampaknya telah lewat).</p>
<p>Bundo ga bisa nge-blog banyak-banyak. Cuma ingin update perkembangan anak-anak sekilas saja <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> . Jadi anak-anak yang sholeh yaaa Anakku&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unisa81.net/2010/06/11/lagu-kasih-ibu-dan-huruf-hijayyah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kabar Hanif 3 bulan dan ASInya</title>
		<link>http://blog.unisa81.net/2010/01/20/kabar-hanif-3-bulan-dan-asinya/</link>
		<comments>http://blog.unisa81.net/2010/01/20/kabar-hanif-3-bulan-dan-asinya/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Jan 2010 03:11:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unisa81</dc:creator>
				<category><![CDATA[[Keluarga]]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hafidz]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hanif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unisa81.net/2010/01/20/kabar-hanif-3-bulan-dan-asinya/</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah,
Kemarin Hanif tepat berusia 3 bulan.Artinya sudah 1 bulan penuh Hanif selama week-days ditinggal bundo ke kantor. Dan itu juga artinya sudah 3 bulan juga Hanif full ASI. Bagi kami ini adalah kemajuan yang sangat menggembirakan, mengingat kegagalan ASI di &#8216;jaman&#8217; abang Hafidz dahulu&#8230; yang terasa sangat menyedihkan, mengingat kala itu sebenarnya kondisi ASI bundo [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah,<br />
Kemarin Hanif tepat berusia 3 bulan.Artinya sudah 1 bulan penuh Hanif selama week-days ditinggal bundo ke kantor. Dan itu juga artinya sudah 3 bulan juga Hanif full ASI. Bagi kami ini adalah kemajuan yang sangat menggembirakan, mengingat kegagalan ASI di &#8216;jaman&#8217; abang Hafidz dahulu&#8230; yang terasa sangat menyedihkan, mengingat kala itu sebenarnya kondisi ASI bundo juga tak kalah banyaknya dengan sekarang</p>
<p>Dan tadi pagi stock ASIP Hanif mencapai 50 botol @ 110mL. Semoga selalu ada kemudahan untuk menambah stock.</p>
<p>Alhamdulillah,<br />
Bundo diberi kemudahan untuk memeras ASIP di kantor, di sela-sela kegiatan kantor. Kadang-kadang Bundo tak bisa memenuhi jadwal yang telah ditetapkan, karena masih ada kegiatan yang lainnya,misalnya rapat yang kadang melewati jam istirahat, masih ada pekerjaan yang urgent dst dst. Namun kemudian bundo usahakan jadwal itu segera dilaksanakan dalam tempo secepat-cepatnya dan menjadi prioritas utama.</p>
<p>Alhamdulillah,<br />
Di kantor Bundo punya teman sekumpulan ibu-ibu ASI yang punya jadwal peras tertentu. Ibu-ibu yang tetap rajin memeras meskipun anak-anak mereka ada yang usianya sudah hampir 2 tahun. Mereka adalah salah satu sumber inspirasi bundo di kantor, dan salah satu yang menguatkan semangat bundo. Gimana ga&#8217; semangat, setiap kali memeras ASI di mushola disemangati oleh teman-teman yang sholat, yang mampir untuk dandan, yang hamil dan sesama ibu menyusui.</p>
<p>Bund memeras dengan 2 cara :<br />
1. Dengan tangan (bisanya di rumah, pagi, malam dan week end)<br />
2. Dengan alat perah elektronik ( di kantor)</p>
<p>Mengingat alat peras elektronik ini berisiknya minta ampun, jadi bund usahakan memeras di musholla jauh sebelum waktu sholat dzuhur, jadi ketika ibu-ibu mulai berdatangan untuk sholat, bundo sudah hampir selesai ^_^. Tapi untuk jadwal sore biasanya agak susah, mesti ketemu banyak ibu-ibu yang sedang sholat ashar.</p>
<p>Karena itu rencananya mau beli lagi alat peras yang manual, biar ga berisik, kasihan yang lagi sholat atau dzikir&#8230;</p>
<p>Setiap memeras selalu kepikiran anak-anak di rumah, rasanya rindu sekali, apalagi Bang Hafidz juga udah makin gede. Tak jarang dilanda perasaan bersalah karena meninggalkan anak-anak bekerja.</p>
<p>Setiap memeras juga teringat kegagalan ASI nya Hafidz. Hal itu yang menjadi pemicu bundo untuk meningkatkan stok ASI sebanyak-banyaknya. Siapa tahu mendadak disuruh dinas, baru bisa tenang kalau stock nya mencapai 100 botol. Eiiitts, bukan berlebihan, dulu waktu bang Hafidz usia 2 bulan 2 minggu, do&#8217;i bundo tinggal dinas 15 hari. Takut terulang lagi di jaman Hanif ini</p>
<p>semoga bundo selalu diberi kemudahan untuk memberi ASI hanif&#8230; dan semoga anak-anak tetap selalu merindukan kehadiran bundo di tengah-tengah mereka walaupun hanya bisa full menemani mereka di waktu malam dan week end..</p>
<p>Tentang Hafidz :<br />
Hafidz sekarang punya jadwal &#8216;baca buku dan belajar&#8217; bersama bundo dari jam 7 sd jam 8.30 malam. Hafidz sekarang mulai belajar memahami bahwa buku-buku itu gunanya untuk dibaca dan diamati. Walaupun lagi gemes banget bukunya ga&#8217; boleh dirobek-robek (do&#8217;i kalau lagi antusias banget suka berubah dari yang tadinya duduk manis jadi guling-guling dan gemes2 ga jelas)</p>
<p>Gara-gara insiden ketimpa TV, Hafidz sekarang sudah mulai mikir-mikir kalau mau manjat sesuatu&#8230;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unisa81.net/2010/01/20/kabar-hanif-3-bulan-dan-asinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bundo Ngantor dulu ya Hafidz dan Hanif</title>
		<link>http://blog.unisa81.net/2010/01/05/bundo-ngantor-dulu-ya-hafidz-dan-hanif/</link>
		<comments>http://blog.unisa81.net/2010/01/05/bundo-ngantor-dulu-ya-hafidz-dan-hanif/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Jan 2010 10:20:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>unisa81</dc:creator>
				<category><![CDATA[[Keluarga]]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hafidz]]></category>
		<category><![CDATA[[keluarga] Hanif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://blog.unisa81.net/2010/01/05/bundo-ngantor-dulu-ya-hafidz-dan-hanif/</guid>
		<description><![CDATA[Udah lama banget ya, bundo ga ngeblog&#8230;
Agak klise jika dikatakan karena sibuk. Tapi memang karena nyaris ga ada waktu untuk itu. Di kantor susah cari waktunya, apalagi di rumah. Daripada ngeblog, lebih senang main ama duo Hafidz-Hanif. Tapi mengingat salah satu resolusi tahun 2010 adalah : lebih disiplin menulis tentang perkembangan anak-anak, jadi harus berusaha [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Udah lama banget ya, bundo ga ngeblog&#8230;<br />
Agak klise jika dikatakan karena sibuk. Tapi memang karena nyaris ga ada waktu untuk itu. Di kantor susah cari waktunya, apalagi di rumah. Daripada ngeblog, lebih senang main ama duo Hafidz-Hanif. Tapi mengingat salah satu resolusi tahun 2010 adalah : lebih disiplin menulis tentang perkembangan anak-anak, jadi harus berusaha keras nyari waktu luang untuk ngeblog. Bagaimanapun ternyata tulisan-tulisan tentang perkembangan anak sangat bermanfaat untuk evaluasi pertumbuhan mereka..</p>
<p>Baiklah, bundo akan berusaha keras nyari waktu menulis, demi anak-anak. Dan bundo akan meng-copy paste setiap tulisan di blog ke multiply, terutama mengenai anak-anak dan info produk di toko kita. Tujuan menghidupkan MP kembali juga supaya &#8216;hidup&#8217; lagi proses &#8217;silaturahmi&#8217; bundo dengan temen2 MP yang sering dicuekkin. Bundo juga ingin menambah pertemanan MP lagi, setelah sekian tahun ga diurusin.</p>
<p>Baiklah, bundo mulai bercerita..</p>
<p>1. Hafidz,<br />
Di usia 1 tahun 11 bulan ini, nak Hafidz lagi lucu-lucunya. Kosa-katanya dah banyak banget walau masih suka kecampur-campur antara kata-kata yang berlawanan atau sejenis. Misal : gatal-gatal dan sakit disebutnya sama-sama sakit, buka = tutup, semua binatang berkaki 4 disebutnya kambing (kalau mood nya lagi jelek), panas/dingin disebutnya angek (bahasa padang : panas).</p>
<p>Bundo sedang berusaha keras menghilangkan ketergantungan Hafidz terhadap susu formula. ALhamdulillah perkembangannya bagus. Nak Hafidz udah mau kalau susunya diganti UHT. Seiring dengan itu, kelincahannya mulai dapat terkendali dan lebih &#8216;terarah&#8217; (nah lo.. maksudnya apaan tuh). Hafidz sangat senang dengan buku-buku, terutama yang ada gambarnya, tapi masih belum bisa menghilangkan kebiasaan gemesnya dan merobek buku tersebut setelah disayang-sayang beberapa hari. Setiap kali bukunya dirobek,Hafidz pasti noleh memelas ke Bundo trus bilang gini : &#8220;Yaaa&#8230; rooobeeek..&#8221;</p>
<p>Kalau lagi iseng, suka colek-colek Hanif, dan kadang-kadang ditarik-tarik kayak narik bantal, bahkan dipencet-pencet (as if Hanif adalah kue..). Hafidz ga&#8217; begitu suka maninan-mainan &#8216;modern&#8217; yang bundo belikan. Dia lebih suka memainkan benda-benda yang tak layak jadi mainan anak-anak. Jadi jangan heran kalau mampir ke rumah kami Hafidz lagi serius main ama gayung, koper, sapu, tutup panci, kotak sepatu, segala jenis kabel, botol minuman bekas dll. Kadang-kadang bangun tidur langsung colek-colek bunda sambil bilang &#8220;Payuuuuuuung&#8230;&#8221;</p>
<p>Berat Hafidz saat ini hampir 11kg, termasuk kurus jika dibandingkan dengan berat lahirnya 3,7kg. Hafidz perlahan-lahan mulai kurus sejak berhenti ASI di usia 5 bulan dan diare di usia 10 bulan. Semoga Hanif bisa ASI ekslusif lebih lama yaaa. Wajah Hafidz udah berubah lagi, terlihat makin dewasa. Tapi matanya masih bulat lucu menggemaskan dan warna kulitnya putih bersih sehingga tak jarang pipi Hafidz suka bersemu merah ^_^. Bundo sayang hafidz deh..</p>
<p>2. Hanif<br />
Usia Hanif saat ini 2.5 bulan. Berat lahir 3.5kg, dan saat usia 2 bulan beratnya 6kg. Dibanding berat Hafidz pada umur yang sama, Hanif lebih kurus. Tapi faktanya dengan berat 6kgdi usia 2 bulan, Hanif tetap gemuuuk dan padat. Hanif bongsor, berat dan pipinya bulat lucu. Matanya juga lucu walau tak sebulat mata Hafidz. Rambut Hanif jauh lebih lebat ketimbang Hafidz yang rambutnya susah numbuh. Tapi herannya Hanif cenderung lebih gelap warna kulitnya. Masih jauh tertinggal dibanding Hafidz yang putih bersih..</p>
<p>Sebelum mulai ngantor, bundo punya persediaan ASIP di kulkas sebanyak 40 botol @ 110ml. Bundo benar-benar takut gagal ASI eksklusif seperti pengalaman pada Hafidz. Oleh karena itu saat ini niat ASI eksklusifnya benar-benar kenceng. Pada hari kerja diniatkan bisa meras 5 kali @ 250ml (3 kali di kantor, 2 kali di rumah), namun tidak selalu memenuhi target. Bundo harus terus-terusan men-sugesti diri mengingat Hanif minumnya cukup banyak. Selama ditinggal ngantor (jam 7am sd 6pm) Hanif bisa menghabiskan 7 botol @ 110ml. Doakan yaaa, program ASI ekslusif ini berhasil&#8230;</p>
<p>Jadwal tidur Hanif sudah lebih teratur. Malam hari sudah tidur lelap dan bangun di pagi hari (benar-benar pagi, bukan jam 2 atau jam 3 seperti dulu), jadinya bundo juga bisa bangun pagi lebih seger&#8230;</p>
<p>Gitu dulu deh apdetnya&#8230;<br />
Semoga Hafidz dan Hanif sehat selalu yaa <img src='http://blog.unisa81.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.unisa81.net/2010/01/05/bundo-ngantor-dulu-ya-hafidz-dan-hanif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

